Pembekuan Darah Misterius Bisa Dialami Pasien COVID-19, Simak Disini

Pembekuan Darah

Pembekuan DarahPembekuan Darah – Seiring waktu berjalan, temuan demi temuan perihal virus corona atau disebut juga dengan COVID-19 semakin banyak. Kalau sebelumnya COVID-19 diketahui bisa memperburuk kondisi paru-paru pada manusia, sekarang penelitian baru mengatakan bahwa virus ini dapat memperburuk kondisi manusia melalui pembekuan darah.

Pembekua Darah Karena COVID-19 Dapat Akibatkan Kematian.

Virus COVID-19 ini memang dapat mengakibatkan berbagai efek pada tubuh manusia. Biasanya, seseorang akan merasakan sesak napas, demam, dan flu yang tidak berkesudahan. Bandar poker terpercaya

Tetapi apakah Kamu tahu, COVID-19 juga dapat akibatkan masalah berbahaya lainnya seperti darah membeku.

Dikutip dari lama The Hindu, penelitian terbaru menemukan bahwa virus ini dapat mengakibatkan pembekuan darah atau penggumpalan darah pada pasien COVID-19.

“Para peneliti sudah melihat adanya gumpalan besar di kaki dan di pembuluh besar paru-paru. Pasien dengan COVID-19 akan mempunyai efek mitro-trombolik atau pembekuan kecil yang terjadi,” jelas Matthew Heinz, dokter spesialis penyakit dalam di Tuscon Medical Center.

Di Negara India, pasien COVID-19 datang ke rumah sakit dengan kadar d-dimer yang tinggi, dan ini sebagai penanda umum untuk trombosit pada pembuluh darah.

Didalam penelitian itu, pada peneliti telah menemukan kalau mereka yang mempunyai tingkat d-dimer sangat tinggi, akan lebih rentan pada komplikasi pernapasan yang parah dan kematian.

Studi yang sama juga mengatakan hampir sepertiga dari pasien COVID-19 didalam perawatan intensif mengalami pembekuan darah. para peneliti menyebutkan adanya kemungkinan bahwa gumpalan ini bisa jadi tanda dari penyakit yang lain.

Baca Juga: Susu dengan Jahe Merah, Resep Khusus untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Mengapa Pembekuan Darah Membuat pasien Virus Corona Menjadi Fatal?

Penelitian lain yang dilansir dari MedicineNet, menunjukkan ahasil perbandingan antara 7 pasien yang meninggal karena COVID-19, dan 7 pasien yang meninggal dengan paru-paru yang sehat.

Kerusakan endotelium ini nantinya akan tingkatkan gumpaan darah dan membuat pembuluh darah menjadi tidak berfungsi dengan baik. Bandar poker online

Dokter juga sudah melaporkan, darah pasien COVID-19 mudah alami pengentalan dan membuatnya sulit untuk memberikan obat-obatan cairan.

Gumpakan darah terhadap pasien COVID-19 juga sepertinya membuat mereka berisiko tinggi alami masalah seperti sedangan jantung dan stroke.

bahkan, saat dilihat di bawah mikroskop, paru,paru pasien COVID-19 dipenuhi dengan gumlana mikro kecil gelap.

Dengan bekuan darah yang tersumbat dari pasokan darah paru-paru, pembuluh-pembuluh kecil ini akan menghambat laju oksigen dan membuat seseorang menjadi lebih sulit bernapas. Hasilnya, risiko kematian akan menjadi lebih tinggi.

Kepada pasien COVID-19 yang alami badai sitokin. Jadi dengan sitokin ini, yang akan berisiko tinggi.

Sedangkan untuk risiko kematian karena pembekuan darah sendiri, sebetulnya lebih disebabkan karena adanya thrombotic microangiopathy, yakni pembuluh darah yang membeku dan berbentuk titik-titik kecil.

Apabila darah yang membeku ini lepas dan tersemubat ke otak, maka akan mengakibatkan stroke. Kalau pembekuannya terlepas ke jantung, maka mungkin bisa terjadinya serangan jantung mendadak. dan jika pembekuan ini terlepas ke paru-paru, maka akan mengakibatkan emboli paru.

Baca Juga: Makanan Pemicu Sakit Kepala Inilah yang Harus Kamu Waspadai!

Pembekuan Darah Sulit Didiagnosis

Mendiagnosis darah yang membeku terhadap pasien COVID-19 memanglah sulit untuk dilakukan. Dikarenakan, gejala infeksi paru yang memburuk bisa sangat sama seperti dengan gejala emboli paru.

Kemudian, virus ini dapat memengaruhi tes laboratorium yang digunakan untuk mendiagnosis gumpakan daah vena.

Walaupun begitu, kalau pembekuan arah sendiri dapat dideteksi dari gejala-gejala yang dialami oleh pasien COVID-19.

Kalau pasiennya mudah memar, mudah mimisan, dan alami pendarahan hebat walaupun hanya tergores kecil, maka itu bisa jadi tanda seseorang mengalami pembekuan darah.

Kemudian, sendi bengkak dan nyeri juga bisa menjadi gejala lainnya seseorang alami pembekuan darah. Ini disebabkan karena pendarahan akan merembes sampai ke sendi, sampai menimbulkan rasa sakit.

Bisa di cek juga menggunakan laboratorium dari cek darah. Dilihat juga faktor-faktor pembekuannya seperti PT, APTT, dan agregasi trombositnya.

Sampai saat ini, pembekuan darah memang hanya menjadi masalah pada orang-orang dengan gejala COVID-19 yang parah. Agen bandarq

Akan tetapi, kalau Kamu bukanlah pasien COVID-19, tidak ada salahnya juga untuk lakukan upaya pencegahan pembekuan darah dengan berjalan santai di dalam rumah, lakukan peregangan secara rutin, dan bergerak aktif setiap harinya walaupun hanya berada di dalam rumah.

Salam Healthnesia, Semoga Bermanfaat.

Sumber: Klikdokter.

INDOGOLDENQQ-Agen Kartu Online Aman & Terpercaya
 
Promo INDOGOLDENQQ Saat Ini :
1. Bonus Rollingan 0.3% up to 0,5&
2. Bonus Referral 15% 
3. Min Depo & WD Sangat Terjangkau Rp. 20,000
8 Games Dalam 1 User ID :
Bandar Poker | Poker | Adu-Q | Bandar-Q | Domino99 | Capsa Susun | Sakong | Bandar66 (NEW!)
 
Disupport Oleh :
1. LiveChat 24 Jam Online
2.Customer Service Yang Ramah
3. Support 5 Bank Ternama dan Terbesar Di Indonesia
4. Proses Depo & WD Cepat
5. Setiap Hari Tersedia Ribuan Meja & Member / Player Yang Bermain
6. 100% NO ROBOT / ADMIN
Untuk Info Bonus Lebih Lengkap Silahkan Hubngi Customer Service Kami Di :
LiveChat : WWW.INDOGOLDENQQ.VIP
BBM : @vipgoldenqq
HP : +855969008229
WA : +855969008229
SKYPE : GOLDENQQ1
FANSPAGE : GOLDENQQ1
 
Link Website: WWW.INDOGOLDENQQ.BIZ
WWW.INDOGOLDENQQ.VIP
WWW.INDOGOLDENQQ.NET
AGEN BANDARQ
BANDAR POKER ONLINE
BANDAR POKER TERPERCAYA

Leave a Reply