Anak Dicakar Kucing? Cepat Atasi dengan Cara Ini Supaya Tidak Infeksi!

Anak Dicakar Kucing

Anak Dicakar KucingAnak Dicakar Kucing – Bermain dengan benda maupun hewan memang menjadi salah satu hal yang umum dilakukan anak-anak saat berusia balita. Kucing mungkin menjadi salah satu hewan yang mungkin sering dipegang bahkan ditarik bulunya oleh anak.

Tidak heran kalau kucing menjadi marah dan mencakar anak kamu. Namun orang tua harus berhati-hati, luka akibat dicakar kucing dapat mengakibatkan infeksi apabila tidak secepatnya diobati.

Anak Dicakar Kucing akan Mengakibatkan Infeksi

Dilansir dari Verrywell, cakaran kucing (khususnya anak kucing) bisa mengakibatkan infeksi cakaran kucing diakibatkan oleh bakteri Bartonella henselae.

Menurut National Institutes of Health, penyakit ini menyabar lewat kontak dengan kucing yang sebelumnya sudah terinfeksi. Bandar poker online

Bakteri akibat infeksi bisa disebarkan lewat gigitan atau dari cakaran kucing melalui kulit atau permukaan mukosa seperti hidung, mulut, dan mata.

Kalau bekas luka cakaran kucing berupa sayatan kecil dan cenderung tidak dalam, maka pada umumnya kondisi ini tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan infeksi. Jika goresan yang ditimbulkan sampai membuat berdarah dan kulit terkelupas, infeksi bisa saja terjadi.

Terdapat beberapa tanda infeksi yang harus diwaspadai oleh orang tua, seperti:

  • Luka sayatan terbuka dan cenderung dalam
  • Muncul bengkak dan ruam di sekitar cakaran atau gigitan
  • Muncul nanah dan bau yang tidak sedap dari luka cakaran
  • Muncul demam tinggi yang mengakibatkan anak menjadi rewel dan sulit tidur.

Baca Juga: Manfaat Apel Hijau untuk Radang Sendi, Berikut Selengkapnya

Mengatasi Luka Cakaran Kucing

Kalau orang tua mendapati anaknya dengan tanda-tanda luka serius di atas, maka terdapat beberapa langka pertolongan pertama untuk atasi cakaran kucing:

1. Kalau luka yang muncul tidak berdarah, maka Kamu harus secepatnya membersihkan lukanya dengan air mengalir kemudian oleskan salep antibiotik pada bagian kulit yang luka. Bandar poker terpercaya

2. Kalau luka berdarah, maka Kamu harus cepat hentikan pendarahan dengan menekan luka bekas cakar menggunakan kain bersih atau perban selama beberapa menit.

3. Sesudah pendarahannya berhenti, segera bersihkan luka bekas cakaran kucing dengan menggunakan air mengalir, kemudian keringkan luka dengan menggunakan kain bersih.

Jika butuh, sesudah itu tutup luka dengan plester luka supaya tidak ada debu atau kotoran yang menempel.

4. Kalau luka yang dimiliki anka cenderung dalam sampai menimbulkan ruam, nanah, dan pendarahan, maka lebih baik secepatnya bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan yang benar. Anak Dicakar Kucing

Akan tetapi, maka sebiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan yang benar.

Baca Juga: Makanan Pemicu Sakit Kepala Inilah yang Harus Kamu Waspadai!

Tips Mencegah Terhindar dari Cakaran Kucing

Salah satu cara supaya mencegah anak dicakar kucing adalah dengan memastikan anak Kamu tidak bertindak kasar dengan binatang itu.

Jika tidak kasar maka tidak akan ada dicakar kucing. kalau ada luka dicakar kucing, maka infeksi bisa terjadi. Tetapi, jika memang sudah terlanjur tercakar, cara supaya tidak terjadi infeksi adalah dengan langsung mencuci luka cakaran dengan air bersih, dan obati dengan obat antiseptic. Sesudah itu, Kamu dapat menutup luka dengan plester antiseptic atau dengan menggunakan kain kasa.

Kalau anak Kamu masih balita dan sulit untuk mengerti hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, maka Kamu sebagai orang tua harus mengawasinya dengan benar.

jangan biarkan anak bermain dengan kucing liar, sebab lebih berisiko terinfeksi daripada kucing rumahan.

Kemudian, kalau Kamu mempunyai kucing peliharaan, pastikan kucing Kamu sudah mendapatkan vaksin lengkap supaya tidak menyebarkan penyakit kepada bayi Kamu.

Pastikan juga kucing Kamu selalu bersih dan terhindari dari kutu dengan rutin memandikan dan membersihkan kandangnya. Agen bandarq

Rutin poting kuku kucing Kamu dengan menggunakan gunting kuku khusus binatang. Cuci tangan sebelum dan sesudah Kamu bermain dengan kucing.

Kemudian yang terpenting, jika anak Kamu mempunyai luka terbuka, maka jangan biarkan kucing menjilat luka itu sebab dapat berdampak infeksi.

Salam Healthnesia, Semoga Bermanfaat.

Sumber: Klikdokter

 

Leave a Reply