Ketahui Bahaya Siklamat yang Bisa Pengaruhi Kesehatan Kita?

Ketahui Bahaya Siklamat

Ketahui Bahaya Siklamat

Ketahui Bahaya Siklamat – Beragam hidangan manis pasti menarik untuk Kamu cicipi, khususnya kalau Kamu memang penggemarnya. Tetapi, konsumsi gula berlebih dapat berdampak kepada ksehatan tubuh. Kamu dapat alami gigi berlubang, obesitas, sampai diabetes melitus tipe 2.

Sebagai alternatifnya, tidak sedikit orang mempercayakan hidangan manisnya terhadap pemanis buatan, salah satu yang cukup populer adalah siklamat. Kemudian, adakah ahaya dari konsumsi siklamat?

Apa Itu Siklamat?

Siklamat adalah pemanis buatan yang mempunyai rasa manis 30 sampai 50 kali lebih tinggi dibandingkan gula. Tetapi, di antara pemanis buatan lainnya, rasa manis siklamat tergolong paling rendah.

Siklamat cenderungstabil ketika dipanaskan dan sering digunakan pada produk makanan seperti kue (yang harus dipanaskan), yang dimana pemanis buatan lain tidak bisa digunakan. Ketahui Bahaya Siklamat

Siklamat juga sering digunakan bersamaan dengan pemanis lainnya seperti sakarin sampai bisa menambah rasa.

Selain itu, sebab harganya yang murah dan tidak meninggalkan rasa pahit di lidah seperti beberapa pemanis buatan lainnya, siklamat populer digunakan oleh produsen makanan. Agen Slot indonesia

Baca Juga: Penyebab Mimpi Basah Dapat Kamu Kenal Lebih Dalam Disini

Efek Samping Siklamat untuk Kesehatan

Walaupun cukup digandrungi sebab lebih ekonomis, ada efek samping siklamat yang tidak dapat disepelakan. Dampak negatif yang dimaksudkan di sini dapat muncul jika penggunannya melewati batas yang sudah dianjurkan.

Batas maksimum penggunaan siklamat menurut ADI (acceptable daily intake) yang dikeluarkan oleh FAO adalah 500-3000 ppm (parts per million). Level yang aman untuk penggunaan pemanis buatan hanya 45 persen dari nilai ADi, yaitu maksimun 11 mg/kg berat badan (BB).

Nah, kalau melalui batas yang sudah direkomendasikan itu, maka ada peningkatan risiko bahaya siklamat dibawah ini: Ketahui Bahaya Siklamat

1. Karsinogenik

Salah satu efek samping siklamat adalah diduga memicu kanker. INi dibuktikan oleh sebuah percobaan yang dilakukan terhadap seekor tikus.

Saat bahan siklamat digunakan melebihi batas kadar yang dianjurkan dan terus dikonsumsi dengan jumlah yang berlebihan serta dalam waktu lama, maka akan muncul zat yang bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

2. Tingkatkan Tekanan Darah

Selain menunjukkan adanya zat pemicu kanker, percobaan yang sama pada seekor tikus itu juga menujnjukkan adanya peningkatan tekanan darah sebagai efek samping dari siklamat. Agen slot terpercaya

3. Atrofi Testis

Bahaya siklamat lainnya adalah bisa mengakibatkan atrofi testis. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Food Additives Contaminants, disebutkan bahwa saat dimetabolisme di dalam tubuh, siklamat bisa mengakibatkan terjadi atrofi testis pada tikus.

Selain itu, studi lain yang berhubungan dipublikasikan di jurnal Toxicological Sciences. Penelitian itu melaporkan bahwa monyet yang diberikan siklamat dalam jangka waktu yang lama mengalami gangguan pematangan sperma, sampai terjadi gangguan ketidaksuburan.

Baca Juga: Kecap Manis Dikonsumsi Terlalu Sering Bisa Berdampak Buruk? Ini Penjelasannya

4. Meningkatkan Risiko Prematur

Salah satu efek samping siklamat, khususnya pada wanita hamil adalah meningkatkan risiko baiyi lahir prematur. Ketahui Bahaya Siklamat

Ada sebuah penelitian yang melaporkan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi minuman soda berpemanis seperti yang mengandung siklamat berlebihan (lebih dari 1 kaleng per hari). berisiko mengalami kelahiran bayi prematur.

5. Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Menurut studi yang dipublikasikan oleh Amerian Diabetes Association, konsumsi minuman soda diet (yang mengandung pemanis buatan) tingkatkan risiko sindrom metabolik sebesar 36 persen dan risiko diabetes tipe 2 sebesar 67 persen. Agen slot online

Sesudah mengatahui bahaya siklamat, mulailah kritis ketika memilih alternatif pengganti gula seperti pemanis buatan. Walaupun bisa membantu Kamu mengontrol berat badan dan mengurangi kadar gula, tetaplah gunakan pemanis buatan sesuai anjuran.

Salam Healthnesia, Semoga Bermanfaat.

Sumber: Klikdokter

 

Leave a Reply